Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Masih Misteri !! Ketua Ormas FPMI Angkat Bicara Terkait Meninggalnya Tahanan AM Di Mapolsek Simokerto.

Rabu, 06 September 2023 | September 06, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-09-07T01:44:14Z




SURABAYA//MIMBAR-DEMOKRASI.COM

SURABAYA, - Beredarnya foto kematian seorang tahanan berinisial AM warga Arimbi yang diamankan oleh sejumlah massa karena terlibat pencurian, mampu menuai kritikan dari pihak keluarga.

Tahanan berinisial AM diserahkan oleh massa dan dibawa ke Mapolsek Simokerto, cuman berselang dalam kurun waktu 2 jam, tersangka AM dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Kepolisian


Tentunya hal tersebut membuat pertanyaan besar dari pihak keluarga, upaya keluarga pun menanyakan kejadian seperti apa yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum tersebut, hingga merenggut nyawa seorang tersangka.




“Kita memiliki bukti, saudara kami saat diserahkan kondisinya baik baik saja, namun kenapa tiba-tiba saudara kami dikabarkan meninggal dunia,” urai keluarga (6/10) setelah keluar dari ruangan dalam Kapolsek Simokerto.

Dilansir dari pemberitaan Media online Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho lantas memberikan keterangan memang betul saat itu AM diserahkan usai kedapatan melakukan pencurian dan diamankan oleh beberapa warga.

“Memang kondisinya saat diserahkan wajahnya terlihat pucat, untuk kondisi tangan diborgol itu kita sesuai SOP agar tahanan tidak melakukan tindakan diluar dugaan, lantas setelah kami periksa AM mengeluh sesak, mengetahui hal tersebut kami bergegas membawa ke RSUD Dr Soewandi” jelas Kapolsek Simokerto.

Namun kondisinya saat itu tidak tertolong saat pihak kepolisian membawanya ke RSUD, sementara itu petugas menganalisa perutnya terlihat kosong, dan mungkin kaget saat mendapatkan amukan massa.

Bahkan sebagai rasa pertanggungjawaban pihak kepolisian Mapolsek Simokerto segera datang ke rumah duka untuk memberikan bantuan untuk biaya pengajian tahlil di rumah duka.

Namun saat di hubungi awak media ,akan perihal foto terduga tersangka AM yang dilakban matanya dan diborgol kedua tangannya dibelakang ,Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho belum memberikan balasan WA ke awak media.

Ketua Ormas FPMI ( Forum Pemuda Madura Indonesia )H. Didik Angkat bicara,"Kasus ini harus ada penanganan yang intens,dengan meninggalnya tahanan AM sangatlah ganjal,terasa hukum yang ada di Indonesia ini terasa tidak terarah, bahkan nyawapun bisa hilang di Mapolsek Simokerto,ada apa ini dengan kepolisian,kami Ormas FPMI akan mengawal bahkan melaporkan ke pihak Propam Polda Jawa Timur ," ujar H Didik Ketua FPMI.
( Red )

( Red )
×
Berita Terbaru Update