Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Ketua LSM ARN Mintak Segera Tangkap Oknum Wartawan, Minta Uang Mengatas Namakan Polisi

Selasa, 30 Agustus 2022 | Agustus 30, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-31T02:02:48Z



Surabaya || Mimbar-Demokrasi.com

Kasus oknum wartawan memintak uang sebesar Rp 20 juta terhadap saksi yang diduga sebagai otak penipuan disertai penggelapan H. FZ alias H. IM untuk menutup perkara ke polisi menjadi perbincangan masyarakat dan para LSM di Kota Surabaya.

Pasalnya, dengan adanya permintaan sejumlah uang mengatas namakan polisi membuat nama baik kepolisian menjadi tercemar. Seperti yang diungkap Ketua LSM Abdi Rakyat Nusantara Zainal Abidin Selasa (30/08/2022) siang.

"Polisi khususnya Polrestabes Surabaya harus mengungkap kebenaran oknum wartawan IW Alap-Alap yang meminta uang atas nama kepolisian," ucap Ketua LSM Abdi Rakyat Nusantara Zainal Abidin.

Jika IW Alap-Alap tidak ditangkap, lanjutnya, nama baik kepolisian akan semakin terpuruk di mata masyarakat.

"Ingat, saat ini Polri berusaha memperbaiki citra yang beberapa bulan lalu rusak akibat penembakan Brigadir J oleh Kadiv Propam Mabes Irjen Ferdi Sambo. Dan untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit berupaya memberantas ketidak adilan terhadap masyarakat," terangnya.

"Jadi, kalau ada wartawan meminta uang mengatas namakan kepolisian, untuk membersihkan nama baik, kepolisian harus menangkap oknum wartawan tersebut. "Jika tidak ditangkap, pengakuan pelaku yang memberikan uang untuk menutup polisi itu benar," tegasnya.

Perlu diketahui, H. FZ alias H. IM merupakan terduga otak kasus penipuan disertai penggelapan yang dijadikan saksi dalam pengaduan korban Sanari warga Bulak Banteng Wetan Surabaya.

Setelah dilakukan pemanggilan di kepolisian, H. FZ alias H. IM mendatangi rumah korban dan akan menutup korban dengan nominal Rp.20 juta. Karena korban mengalami kerugian Rp.250.000.000 (dua ratus lima puluh juta) akhirnya korban tidak mau menerimanya

Setelah beberapa hari dari audensi di rumah korban. IW Alap-Alap yang sebelumnya membantu korban berpindah ke H. FZ alias H. IM.

Dalam keterangan H. FZ alias H. IM kepada keponakannya H, dirinya mengaku sudah menutup kasus tersebut ke polisi melalui oknum wartawan berinisial IW Alap-Alap dengan nominal Rp.20.000.000 dan memberikan upah kepada Om oknum wartawan tersebut yang di Polda Jatim sebesar Rp.3.000.000.

Keponakan H. FZ alias H. IM berinisial H saat dikonfirmasi usai diperiksa Paminal Polrestabes Surabaya mengatakan jika dirinya sudah menceritakan semua yang H. FZ alias H. IM katakan ke dirinya.

"Saya sampaikan semua ke petugas Paminal, mengenai H. FZ alias H. IM memberikan uang ke oknum wartawan IW Alap-Alap untuk menutup polisi hingga disuruh membuang semua bukti kwitansi H. FZ alias H. IM yang menipu korban Sanari," ungkap H. (Basori)
×
Berita Terbaru Update