Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Arek Bonek Suroboyo Menolak Keras Mahasiswa Papua Turun Kejalan Tanggal 1 Desember Di Tengah Kota Surabaya

Rabu, 22 November 2023 | November 22, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-23T09:02:18Z




SURABAYA//MIMBAR-DEMOKRASI.COM

Surabaya, - Informasi yang di dapat dari Arek Bonek Suroboyo, Aliansi Mahasiswa Papua akan menggelar aksi demonstrasi di tengah tengah kota Surabaya pada tanggal 1 Desember 2023 yang mereka klaim sebagai HUT Kemerdekaan Papua (OPM).

Menurut Bajol sebutan trennya, korlap Surabaya Selatan Bonek Suroboyo, kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban jelang Pemilu 2024, bahkan berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),"ujar Bajol

"Kemerdekaan Papua untuk berpisah dari NKRI sangatlah bisa memecah Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Papua sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari wilayah Indonesia secara konstitusi," tegas Bajol, Kamis (23/11/2023 ) siang hari

Dilihat dari aspek sejarah, status Papua sebagai bagian dari NKRI dan dikuatkan dengan kesepakatan rapat Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Di agenda tersebut, dan telah disepakati semua wilayah bekas jajahan Belanda masuk dalam kedaulatan NKRI.

Atas dasar itu, PBB menegaskan segala bentuk kegiatan yang mendorong Papua merdeka dari wilayah NKRI merupakan tindakan melawan hukum dan makar yang sangat berbahaya.

"Ini sama saja makar, sehingga aparat kepolisian harus bertindak tegas untuk menangkap aktor-aktor dari organisasi tersebut yang melakukan propaganda dengan mengembuskan isu-isu Papua Merdeka di momen 1 Desember 2023 nanti," tegasnya Bajol

"Bagaimanapun, Papua secara de facto dan de jure sudah sah bagian dari NKRI. Maka, kami menentang segala bentuk dan upaya kelompok separatis AMP yang berusaha memecah belah NKRI khususnya di Kota "Pahalawan" Surabaya," Bajol menegaskan.

"Surabaya adalah kota pahlawan, darah arek-arek Suroboyo tumpah mengusir penjajah Belanda, lha kok ini mereka mempropagandakan Indonesia sebagai penjajag. Jelas tindakan mereka ini bisa memicu kekacauan di Surabaya. Kami secara tegas menolak rencana aksi gerombolan separatis yang dapat mengganggu situasi yg sudah aman dan kondusif di Surabaya." Tutup Bajol. 
( syarif )
×
Berita Terbaru Update