Notification

×

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Ikuti Jejak KH Ahmad Dahlan & Nyai Walidah, Pasutri Ini Dikukuhkan Jadi Ketua Muhammadiyah Dan Aisyiyah Bangkalan

Rabu, 14 Juni 2023 | Juni 14, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-06-14T07:00:18Z




Bangkalan//MIMBAR-DEMOKRASI.COM

Bangkalan, - Peristiwa langka kembali terjadi di Bangkalan, Jawa Timur. Sepasang suami istri dikukuhkan sebagai ketua di periode yang sama: 2022-2027.

Sang suami, Rik Suhadi, dikukuhkan menjadi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bangkalan. Sedangkan istrinya, Syarifah Baroroh, sebagai Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bangkalan.

Pengukuhan PDM dan PDA Kabupaten berlangsung di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (10/6/2023). 

Rik Suhadi dan Syarifah Baroroh dikukuhkan bersama anggota PDM dan PDA lainnya hasil musyawarah daerah (musyda) yang telah digelar pada Sabtu (18/2/2023). Ikut dikukuhkan adalah personalia majelis dan lembaga di kedua ormas itu.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur Dr dr Sukadiono MM pun mengomentarinya, “Ini mengulang kembali era kepemimpinan Kiai Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah dan era kepemimpinan Pak Haedar dan Bu Noordjannah.”

KH Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah adalah suami istri yang memimpin Muhammadiyah pada masanya. Sementara Prof Dr Haedar Nashir MSi dan Siti Noordjannah Djohantini MM MSi adalah suami istri yang menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Aisyiyah periode 2015-2022. 

Rik Suhadi dan Syarifah Baroroh menginginkan sinergitas yang lebih kuat untuk menjaga Muhammadiyah Bangkalan ke depan. “Muhammadiyah dan Aisyiyah Bangkalan dengan program-program unggulannya di masing-masing mejelis dan lembaga akan ikut andil di berbagai bidang untuk satu periode ke depan,” kata Syarifah. 

Sementara Rik Suhadi mengatakan Muhammadiyah dan Aisyiyah ke depan harus bisa bersinergi dengan ormas-ormas yang lain dalam kerja peningkatan mutu akhlak karimah.

“Karena nantinya nilai-nilai ketakwaan dan kejujuran harus tertanam dengan baik di dalam jiwa pemimpin,” katanya.

Sambutan ini ditutup dengan tepuk tangan meriah dari segenap tamu undangan yang ikut menyaksikan pengukuhan.

Sepasang suami istri ini sudah biasa ‘menginfakkan’ waktu dan tenaganya untuk memajukan Muhammadiyah di Bangkalan. Keduanya terlah membangun amal usaha Muhammadiyah (AUM) berupa Pondok Pesantren Babussalam, Socah. Ini adalah pondok Muhammadiyah pertama di Bangkalan, Madura.

Sukses membesarkan pondok pesantren ini, Muhammadiyah Bangkalan berhasil juga mendirikan Muhammadiyah Boarding School (MBS) yang akan diresmikan dalam waktu dekat. ( Red )
×
Berita Terbaru Update