Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Instruksi Kapolri Diduga Hanya Pepesan Kosong Oleh Anggotanya Di Wilkum Polda Jatim

Minggu, 18 September 2022 | September 18, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-18T14:26:38Z


Surabaya,|||Mimbar-Demokrasi.Com


Kepercayaan Publik terhadap kepolisian terus di tumbuhkan oleh Kapolri jenderal Listyo Sigit, Bahkan Kapolri menginstruksikan untuk tegas mencopot tanpa Teguran bagi anggota yang melanggar.

Hal tersebut seakan akan tak diindahkan baik dari jajaran Polda Jatim maupun Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Bagaimana tidak, kini masyarakat seakan kurang percaya akan kinerja Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Polda Jatim yang dirasa tidak tegas dan serius dalam menangani kasus Ambrolnya Perosotan Kenpark.

Hingga saat ini hampir setengah tahun, para tersangka yang di ketahui pengusaha besar di Surabaya seakan mendapatkan perlakuan khusus hingga tidak dilakukan penahanan.

Azhar salah satu warga Surabaya sangat menyayangkan akan lambannya serta ketidak tegasan Polres Tanjung Perak Surabaya yang mana tidak berani melakukan penahanan terhadap para tersangka.

"Stigma masyarakat bahwa hukum tajam kebawah dan tumpul kebawah mungkin benar adanya, andai para tersangka seorang kuli atau dari kalangan menengah kebawah mungkin tidak sampai seminggu sudah di tahan. Hal ini kan berbeda mas". Cetus Azhar, Minggu 18 September 2022.

Sebagaimana yang di sampaikan Parulian Hutahaean selaku Direktur Wilayah Indonesia Police Monitoring (IPM) Beberapa waktu lalu dimana diduga sudah ada transaksi siram menyiram sehingga kasus ini lamban dan para tersangka tidak dilakukan penahanan.

"Bahkan Propam Polda Jatim baik Dirkrimum tidak berani menindak penyidik yang diduga tidak profesional dalam menangani kasus tersebut. Jangan sampai Citra Institusi Polri semakin buruk di mata masyarakat. Saya minta kepada Kapolri untuk memberikan atensi terhadap kasus ini demi tegaknya keadilan". Tandas Parulian Hutahaean.

Hingga saat ini pihak polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, baik Kapolres AKBP Anton Elfrino dan Kasat Reskrim AKP Arief Wicaksono enggan membalas konfirmasi dari awal media bahkan seakan alergi terhadap awak media yang mencoba memberikan informasi secara berimbang.(Redaksi)
×
Berita Terbaru Update