Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Ketua LSM ARN Angkat Bicara, Terkait Sepakbola Di Stadion Bung Tomo, Kapolsek Tegal Sari VS Wartawan

Senin, 29 Agustus 2022 | Agustus 29, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-29T15:46:51Z




Surabaya – |||Mimbar-Demokrasi.Com

Beredarnya pemberitaan tentang wartawan dilarang meliput beberapa waktu lalu saat melakukan tugas liputan pertandingan sepak bola antara Persebaya VS PSIS Semarang di Stadion Bungtomo hingga saat ini masih mejadi buah bibir. Pasalnya, Kompol Dwi Nugroho selaku kapolsek tegal sari yang diduga bersikap arogansi terhadap beberapa wartawan yang hendak meliput hingga saat ini masih mengambang.

Setelah beberapa media memberitakan kejadian arogansi tersebut, para insan pers mulai kecewa lantaran perilaku yang terkesan menantang agar diviralkan tersebut bertolak belakang dengan perintah Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. selaku kapolri untuk menjadi polri yang presisi. Ironisnya, pasca kejadian muncul pemberitaan dari website resmi persebaya.id dengan judul “Hanya Wartawan Terakreditasi LIB Yang Bisa Meliput Pertandingan di Stadion”.

Dalam pemberitaan yang telah diunggah oleh persebaya.id pada tanggal 29 agustus 2022, ditegaskan oleh Angkasa Danu selaku media officer Persebaya bahwasannya wartawan yang boleh meliput harus sesuai Regulasi Kompetisi dari LIB, hanya wartawan terakreditasi yang bisa meliput pertandingan Tidak bisa sembarangan meliput, tidak bisa sembarang ambil gambar dan tidak semudah menunjukkan id pers lalu bisa meliput pertandingan. Ada mekanisme yang harus dipatuhi. Tegas Angkasa Danu.

Bahkan pihaknya secara khusus memberikan apresiasi kepada Kombes Pol. Akhmad Yusep Gunawan selaku kapolrestabes surabaya bersama jajaran yang telah membantu memastikan wartawan yang meliput sudah terakreditasi LIB. Termasuk screening wartawan peliput pertandingan home Bajol Ijo.

Terkait hal tersebut, Abdur Rachman selaku ketua organisasi pers sindikat wartawan Indonesia (SWI) kabupaten sidoarjo menilai pihak PT. LIB melakukan tindakan tersebut sudah sesuai dengan prosedur. Menurutnya, semua itu perlu dilakukan mekanisme yang terukur demi kelancaran pertandingan. Baik dari segi keamanan, kesehatan hingga masalah publikasi.

“saya sependapat dengan pihak LIB, selaku operator liga semua itu dilakukan tak lain hanyalah demi kelancaran acara hingga kondusif. Bagi saya pihak LIB sudah sesuai dan sah sah saja. Dan saya sangat setuju atas apresisasi yang diberikan secara khusus kepada bapak kapolrestabes beserta jajarannya. Pihak kepolisian sudah melakukan tugas secara baik.” Tegasnya. Senin, (29/08/2022)

Menurut Ketua LSM Abdi Rakyat Nusantara Zainal Abidin ,dalam waktu dan lokasi yang terpisah , alangkah eloknya kinerja secara mitra harus tetap berjalan walaupun dalam kondisi panas panas di lapangan sepak bola dan juga perlu di pahami, loyalitas seorang wartawan ini tidak bisa di ukur dengan nilai nominal sebuah tiket masuk di lapangan sepakbola melainkan beliau ini sebagai penyampai pemberitaan yang akurat dan terpercaya karena wartawan ini sudah di lindungi dalam UU Pers

Sudahlah permasalahan ini harus bisa di selesaikan dengan kepala dingin, duduk bareng, insyaallah ada jalan keluarnya"masih imbuhnya.( Redaksi)


.
×
Berita Terbaru Update