Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Srikandi Madas Mendirikan Rumah Rehab Pecandu Narkotika,Di Hadiri Pejabat BNNP Jatim

Selasa, 30 Januari 2024 | Januari 30, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-01-31T02:47:52Z




SURABAYA//MIMBAR-DEMOKRASI.COM

Surabaya,   - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur berkunjung ke kantor sekretariat lembaga Rumah Kreatif Florencia Allunay Dan organisasi Srikandi Madas, Selasa 30 Januari 2024 di jalan Petemon, Sawahan - Surabaya.

Kepala bidang Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat / P2M BNNP Jatim Masduki,SH. dan Kepala bidang Rehabilitasi BNNP Jatim dr.Purwanto ditemui langsung oleh ketua umum Srikandi Madas yang juga pendiri Rumah Kreatif Florencia Allunay, ibu Florencia, ketua umum ormas Madas/Madura Asli H.Berlian Ismail Marzuki,SH., sekretaris harian DPP Madas Mohammad Yasin,Amd. Farm. dan segenap pengurus

Kepala bidang P2M BNNP Jatim Masduki,SH. berkomentar "Kunjungan kami hari ini sebagai balasan dan atas undangan teman-teman Rumah Kreatif Florencia Allunay dan ormas Srikandi Madas, juga merespon ajakan sinergitas yang sudah dipresentasikan ke kami beberapa waktu lalu saat mereka hadir di kantor BNNP Jatim".

"Seyogyanya kami kemarin menjadwalkan hadir lengkap bersama Kepal Bidang Berantas dan Intelijen BNNP Jatim Kombes Pol. Nur Wisnanto,S.I.K., Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Jatim dr.Purwanto dan saya Kepala Bidang P2M, tapi Kabid Berantas ada acara BNNP Jatim ditempat lain" Jelas Masduki.

Masduki melanjutkan "Kami sangat berterima kasih dan merasa terbantu oleh lembaga seperti Rumah Kreatif Florencia Allunay, Srikandi Madas dan ormas MADAS yang mempunyai program kerja untuk ikut ambil peran membantu tugas dan fungsi BNN, khususnya BNNP Jatim dan ini diamanatkan dan sesuai undang-undang".

Florencia saat diwawancarai media ini menyampaikan "Saya sangat mengapresiasi kunjungan BNNP Jatim ke kantor kami, siang ini.
Tadi kita sampaikan dan bahas beberapa program kerja skala prioritas Rumah Kreatif Florencia Allunay yang mungkin bisa disinergikan dengan program kerja BNNP Jatim, seperti Training Of Trainer/TOT terhadap Volunteer Rumah Kreatif Florencia Allunay sebagai pemateri sosialisasi P4GN yang disertifikasi oleh BNNP Jatim.

Kegiatan event sosialisasi P4GN dengan konsep pemberdayaan masyarakat, seminar bersama Aparat Penegak Hukum/APH dalam rangka menyamakan persepsi terkait penanganan Residen atau Pecandu Narkotika dan pendirian Rumah Selter Narkotika serta pendampingan proses assessment Residen Narkotika yang sedang berperkara hukum oleh Tim Assessment Terpadu/TAT".

"Saya prihatin dengan Residen penyalahguna Narkotika yang mayoritas generasi millineal yang seharusnya menjadi aset potensil negeri ini, tapi hancur tanpa masa depan karena terpapar Narkotika", dan ingat setiap hari sesuai data, 50 orang tiap hari di Indonesia harus meregang nyawa dan mati karena penyalahgunaan Narkotika, ujar florencia.

Harapan saya ketika mereka mulai terpapar Narkotika, khususnya yang dalam proses perkara hukum, selamatkan mereka sesuai SEMA Nomor 4 tahun 2010, samakan persepsi APH (Penyidik, Tim Assessment Terpadu BNN, Jaksa dan Hakim) bahwa mereka adalah Pasien atau orang sakit yang harus diobati atau direhabilitasi untuk di sembuhkan, Penjara bukan solusi bijak. Berangkat dari harapan itu, lembaga kami fokuskan di P4GN dan Rehabilitasi Residen Narkotika sesuai UU Nomor 35 tahun 2009, khususnya di Pasal 104 s/d pasal 109.

Terkait peran semua komponen masyarakat dan ajakan Presiden Republik Indonesia dengan INPRES No.2 Tahun 2020 terkait rencana aksi besar-besaran meminimalisir tindakan penyalahgunaan narkotika, karena Indonesia sudah berstatus darurat Narkotika" tutup Florencia penuh semangat.

Ketua umum MADAS/Madura Asli H.Berlian Ismail Marzuki,SH. " Saya sebagai ketua umum Madas, organisasinya orang Madura dan didirikan untuk mengangkat harkat martabat orang Madura dan meningkatkan SDM dan wawasan orang Madura, selama untuk kebaikan orang Madura" Saya siap bekerjasama dengan BNNP Jatim terkait upaya Pencegahan, Penyalahgunaan Narkotika, tegas Berlian

"Tapi perlu di garis bawahi dan dicatat besar, orang Madura punya karakter dan kearifan etika lokal yang sangat dijunjung tinggi" karenanya, sosialisasi P4GN Agar maksimal, konsep dan realisasikan dengan tetap mengedepankan ke sesuaian karakter dan kearifan lokal Madura,imbuh Ketum Ormas Madas.

( Red )
×
Berita Terbaru Update