Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Tanggapi Keluhan Warga Rusunawa,Komisi C DPRD Kota Surabaya Adakan Hearing Bersama Warga Rusun

Senin, 13 November 2023 | November 13, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-14T07:28:48Z





SURABAYA//Mimbar-Demokrasi.Com

SURABAYA,  -  Puluhan warga Rusunnawa di Kota Surabaya berdiri di depan Kantor Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya, Selasa (14/11/2023) siang.

Kedatangan puluhan perwakilan warga Rusunawa ke  kantor Komisi C DPRD Kota Surabaya kali karena lantaran adanya undangan terkait keluhan warga Rusunawa terhadap pemerintah Kota Surabaya yang dinilai sudah tidak perduli terhadap rakyat kecil yang saat ini menghuni Rusunawa. Seperti yang diungkapkan salah satu warga Rusunawa yang akrab disapa Dol kepada awak media

Pria penghuni Rusunawa di tanah merah ini menghadiri undangan  hearing yang sudah diagendakan oleh Komisi C DPRD Kota Surabaya lantaran kekecewaan pemerintah Kota Surabaya yang selama ini tidak perduli terhadap kesejahteraan warga rusun nawa.

"Salah satu Kekecewaan kami sebagai warga masyarakat Kota Surabaya yang tinggal di Rusunawa terhadap kebijakan pemerintah terhadap rakyat kecil seperti kami," kata Dol kepada wartawan 

Masih lanjut Dol, semenjak Walikota Surabaya dipimpin oleh Eri Cahyadi, pemerintah sudah tidak memperdulikan kebijakan terhadap rakyat kecil, Banyak warga Rusunawa yang mengeluh terhadap kebijakan pemerintah saat ini. Dan Banyak rumah susun yang masih ditempati tiba tiba dilakukan penyegelan secara paksa karena belom membayar Hunian dan air dan juga pembayaran listrik yang dahulu bersubsidi ternyata semenjak menggunakan token tidak bersubsidi lagi," ucap nya .




Dulu kami mendapat subsidi listrik hanya membayar 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah) per-bulan, sekarang semenjak menggunakan token 1 bulan bisa habis sebesar Rp 300.000 (tiga ratus ribu rupiah),dan sekarang Bengkaknya pembiayaan pembelian listrik token non subsidi itu, kami warga rusun tidak bisa membayar sewa, " apakah ini kebijakan pemerintah kota" dan jika tidak membayar sewa, rumah pasti di segel secara paksa," ungkapnya.

Sampai berita ini ditulis rapat masih berlangsung,dan harapan kami sebagai warga Rusunawa khususnya di Tanah Merah 1 & 2,semoga Listrik Token yang sudah berjalan ini agar diberi atau dijadikan sebagai subsidi mengingat kami warga Rusunawa disini sudah berat terhadap listrik bertoken saat ini. ( Red )
×
Berita Terbaru Update