Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Arek Suroboyo Cinta Damai, Menolak Keras Kelompok Separatis, Radikal Dan Intoleran Demi Keutuhan NKRI

Senin, 27 November 2023 | November 27, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-28T04:56:25Z






SURABAYA//MIMBAR-DEMOKRASI.COM

Surabaya,  -   Aktifis Arek Suroboyo melakukan aksi Suroboyo Damai terkait akan adanya isu yang berkembang bahwasanya Surabaya akan di jadikannya tempat kelompok yang akan membuat Surabaya kacau balau dan di lakukan oleh kelompok kelompok Separatis.


Selanjutnya arek Suroboyo melakukan aksi di depan gedung Grahadi ( Kantor Gubernur Jawa Timur ) setelah mendengar dan diduga akan terjadinya gerakan yang bersifat separitis dari pihak Aliansi Mahasiswa Papua yang Radikal dan intoleran di kota Surabaya pada tanggal 1 Desember 2023 yang mereka klaim sebagai HUT Kemerdekaan Papua (OPM).

Menurut Zainal,korlap Surabaya Cinta Damai, bahwasanya kegiatan dari Papua tersebut berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban jelang Pemilu 2024, bahkan berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),"ujar Zainal

"Kenapa Papua kok ingin merdeka,padahal Bangsa Indonesia ini sudah memberikan yang lebih buat rakyat Papua,salah satunya pendidikan, kesejahteraan dan kehidupan yang layak"

"Dengan berpisahnya Papua dari NKRI sangatlah bisa memecah Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Papua sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Indonesia secara konstitusi," tegas Zainal, Selasa (28/11/2023 ) siang hari

Dilihat dari aspek sejarah, status Papua sebagai bagian dari NKRI dan dikuatkan dengan kesepakatan rapat Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Di agenda tersebut, dan telah disepakati semua wilayah bekas jajahan Belanda masuk dalam kedaulatan NKRI.

Atas dasar itu, PBB menegaskan segala bentuk kegiatan yang mendorong Papua merdeka dari wilayah NKRI merupakan tindakan melawan hukum dan makar yang sangat berbahaya.

"Ini sama saja makar, sehingga aparat kepolisian harus bertindak tegas untuk menangkap aktor-aktor dari organisasi tersebut yang melakukan propaganda dengan mengembuskan isu-isu Papua Merdeka di momen 1 Desember 2023 nanti," tegasnya Zainal

"Bagaimanapun, Papua secara de facto dan de jure sudah sah bagian dari NKRI. Maka, kami menentang segala bentuk dan upaya kelompok separatis AMP yang berusaha memecah belah NKRI khususnya di Kota "Pahalawan Surabaya," tegas Zainal.

"Surabaya adalah kota pahlawan, darah arek-arek Suroboyo tumpah mengusir penjajah Belanda, lha kok ini mereka mempropagandakan Indonesia sebagai penjajah. Jelas tindakan mereka ini bisa memicu kekacauan di Surabaya. Kami secara tegas menolak rencana aksi gerombolan separatis yang dapat mengganggu situasi yg sudah aman dan kondusif di Surabaya." Tutup Zainal
( Fredy )
×
Berita Terbaru Update