Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Supriyadi Tim investigasi GKS Soroti Operator DD Di Sampang,

Senin, 29 Mei 2023 | Mei 29, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-05-30T04:44:33Z




Sampang//MIMBAR-DEMOKRASI.COM

SAMPANG,- Operator di sejumlah Pemerintahan Desa di Sampang Madura Jawa Timur diketahui telah meluncurkan Realisasi Anggaran Dana Desa (DD) lebih awal di Aplikasi OM Span milik Menteri Keuangan (Menkeu) 

Aplikasi OM Span (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara) merupakan Aplikasi yang digunakan dalam rangka memonitoring transaksi dan menyajikan infornasi sesuai kebutuhan yang diakses melalui jaringan berbasis web

Masalahnya Realisasi Anggaran DD yang di luncurkan itu tidak sesuai fakta dilapangan

Permasalahan itu terkuak dalam forum Diskusi non formal jajaran Pengurus LSM Garda Kawal Sampang (GKS) dengan Kepala Dinas Permberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat

Bertempat di ruang Kepala DPMD jalan Jaksa Agung Suprapto senin 29/5, Pertemuan itu di hadiri oleh Kepala DPMD, Irham Nurdayanto Kabid Administrasi Pemdes, Ridho Penggerak Swadaya Masyarakat Muda Bidang Penataan dan Kerjasama Desa serta Operator di DPMD 

Dari jajaran LSM GKS di hadiri oleh Abd Azis Sekretaris GKS, Supriyadi Bidang Advokasi dan Investigasi GKS serta Jasuli Wartawan Target-24jam.com Biro Sampang mitra dari LSM GKS

Menurut Abd Azis tidak singkronnya tampilan Realisasi Anggaran DD di sejumlah Desa di Aplikasi OM Span dengan fakta dilapangan diketahui melalui laman Aplikasi "JAGA" KPK RI yang ngelink dengan Aplikasi milik Kemenkeu 
"Realisasi yang tidak singkron itu diketahui saat Tim Investigasi GKS yang dikomandani Supriyadi cros cek Lapangan, ada yang belum dikerjakan dan ada juga yang masih berproses tapi Realisasinya sudah tampil di Aplikasi OM Span," ujar Abd Azis

Masih menurut Abd Azis, atas temuan itu pihaknya menghubungi Irham Nurdayanto Kabid Administrasi Pemdes DPMD dan atas instruksi Kepala DPMD mengajak Sharing dengan jajaran LSM GKS  

Dipertegas oleh Supriyadi, tampilan lebih awal Realisasi Anggaran DD ini berpotensi menjadi pintu celah praktik Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), seperti laporan fiktif, Realisasi di lapangan tidak sesuai perencanaan bahkan dimungkinkan tidak dikerjakan karena Realisasinya sudah tampil dan terkirim
"Yang lebih berbahaya lagi tampilan Realisasi Anggaran DD itu terpantau melalui Aplikasi "JAGA" milik KPK RI," tutur Supriyadi

Ia berharap pihak DPMD mengevaluasi dan menegur oknum Operator Pemerintahan Desa nakal tersebut

Menanggapi hal itu Irham Nurdayanto mengaku belum mengetahui perihal temuan dari LSM GKS dan meminta Operator DPMD untuk mengeceknya

Dijelaskan, selama ini Aplikasi OM Span yang dijalani oleh DPMD berbasis Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan menggunakan password khusus yang tidak semua orang dapat mengaksesnya
"Dengan temuan dan masukan ini tentu menjadi catatan bagi DPMD untuk lebih memperketat pengawasan serta alur penyampaian Realisasi dari Operator Pemerintahan Desa," ungkap Irham Nurdayanto

Sementara Chalilurrahman Kepala DPMD mengaku kaget dan tidak mengetahui permasalahan yang diungkap oleh Pengurus LSM GKS
"Terima kasih atas kesediaan melakukan sharing dan masukannya, ini bentuk sinergitas LSM GKS dalam rangka membantu Pemerintah terkait Sistem laporan Realisasi Anggaran DD secara digital," ucap Chalilurahman

Ia berjanji dalam waktu dekat akan mengundang Operator dan Pendamping baik di Tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten untuk menyampaikan hal tersebut serta akan menegur oknum Operator Pemerintahan Desa yang menjadi temuan dari LSM GKS. ( Red )
×
Berita Terbaru Update