Notification

×

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Kompak Bongkar Pagupon Merpati, Warga Kapasari Dan Donokerto Patuhi Himbauan Tiga Pilar Simokerto

Kamis, 05 Januari 2023 | Januari 05, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-01-05T10:55:19Z




Surabaya//Mimbar-Demokrasi.Com

Surabaya -  Setelah adanya Himbauan Petugas Tiga Pilar kecamatan Simokerto Surabaya, ke para pemilik Pagupon di kawasan Rel Donokerto dan Kapasari Surabaya, kini membuahkan hasil.

Terlihat di lokasi para pemilik Pagupon Merpati bersama warga sekitar kompak membongkar dan menurunkan Pagupon rumah merpati, pada Rabu (4/1/2023) sore.

Hal itu dilakukan, karena adanya kesadaran para pemilik Pagupon Merpati. Pembongkaran dan penurunan dilakukan oleh warga sekitar dari mulai warga Donokerto, Donorejo hingga Kapasari di area Rel KAI kawasan Simokerto Surabaya.


Salah satu pemilik Pagupon Agus mengaku bahwa selama ini memang pemilik pagupon itu guna untuk ternak dan merawat burung merpati karena hobi.

Namun setelah adanya himbauan agar diturunkan, dirinya akhirnya mengikuti dan mematuhi aturan itu. "Sebetulnya aktivitas kawasan rel ini hanya ternak burung merpati dan mengajarinya. Kalau ada yang bagus kita jual ke luar kota," kata Agus saat menurunkan Pagupon miliknya.


Selain itu, iri juga sebagai pemilik Pagupon deretan area Rel KAI, ia menyebutkan bahwa selama ini hanya merawat burung merpati dan ternak. "Para pemilik Pagupon sini itu semuanya ternak dan merawat merpati. Kemarin merpati saya yang lumayan bagus laku Rp. 2,5 juta, dibeli orang Porong kesini. Setelah dia melihat langsung cocok. Tapi bagaimana lagi kita tetap ngikuti aturan dan Himbauan Petugas. Kita lihat kedepannya semoga para pencinta merpati ada arahan," tambah Iri.

Sementara itu, Camat Simokerto Surabaya, Lakoli, S.Sos, M.Si, menyambut baik informasi terkait penurunan pagupon diwilayah Rel kawasanya tersebut. Menurutnya kesadaran masyarakat di area Rel tersebut sangat tinggi dengan sendirinya yang rela menurunkan Pagupon Merpati sesuai himbauan petugas.

"Sebelumnya, kami menghimbau kepada masing-masing pemilik pagupon di jalur Rel Kereta Api kawasan Donorejo, Donokerto dan Kapasari Surabaya, agar tidak ada aktivitas apapun di lokasi tersebut," kata Lokali, Kamis (5/1/2023).

Dengan adanya Himbauan tersebut wargapun kooperatif dengan Himbauan petugas. "Nanti akan kita cek lokasi dengan Tiga Pilar untuk memastikan lokasi sudah bersih dari Pagupon," pungkasnya.

Dalam pantauan di lokasi area Rel Kawasan Simokerto, terlihat banyak orang kompak menurunkan Pagupon Merpati, pada Rabu (4/1/2023) sore hingga malam. Dengan dibantu warga sekitar para pemilik pagupon menurunkannya. Mereka dengan sukarela menurunkan dan memindahkan pagupon jauh dari lokasi, selain itu juga ada sebagian Pagupon yang sudah terjual begitu burung merpatinya.

Pada sebelumnya, tempat kawasan Rel Donorejo, Donokerto dan Kapasari dituding oleh oknum pemain judi merpati kawasan kuburan rangka. Ia menuding bahwa wilayah area Rel Kawasan Simokerto Surabaya adanya dugaan judi burung merpati. Padahal selama ini tempat tersebut hanyalah untuk ternak dan merawat merpati untuk dijual lagi. "Tidak ada judi, Ngawur itu yang nuding disini adanya judi merpati. Disini hanya merawat dan menjual belikan, kita rawat, kita ajari setelah jadi kita jual diluar kota," tegas Agus pemilik Pagupon Merpati juga menernak burung merpati di area Rel Kawasan Simokerto Surabaya. (Syaiful)
×
Berita Terbaru Update