Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Sangat Ironis !! Saat Warga Pertanyakan Salinan Surat Ke Lurah Tambak Kemerakan Tak Bisa Tunjukkan Tapi Ada Buku Letter C Di BAP Polisi

Selasa, 06 Desember 2022 | Desember 06, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-06T21:58:53Z





Sidoarjo//Mimbar-Demokrasi.Com

Kasus pengerusakan warung di jalan Bibis Bunder Kelurahan Tambak Kemerakan Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo masih berlanjut karena dianggap masih belum mendapatkan kepastian hukum dari pihak Polres Sidoarjo sebagai penerima limpahan dari Polda Jatim.

Dalam rapat evaluasi yang dilakukan oleh pemilik warung bersama LSM serta awak media, dimana dalam bahasan terkait balasan surat pengaduan dari Bidang Propam Polda Jatim yang dikirim kepada LSM GARAD selaku pendamping. "Rapat evaluasi hari ini, kita bahas terkait poin dari surat yang dikirim oleh Propam Polda Jatim atas pengaduan saya terkait profesionalan penyidik." Ujar Achmad Garad saat setelah rapat evaluasi di salah satu rumah pemilik warung. Senin (06/12/2022).

Masih Achmad Garad. "Poin 8 dan 9 dalam surat yang isinya mengenai surat Petok D pelapor yang katanya tidak diketahui lokasi serta yang tertera dalam surat Petok D tersebut apakah sesuai dengan obyek tanah yang diperkarakan." Ujarnya. "Serta dari pihak Kepolisian dalam poin tersebut mengatakan bahwa telah mengecek sesuai buku leter C Desa atas nama orang lain, aneh saja saat warga mendatangi Kelurahan Tambak Kemerakan minta ditunjukkan salinan surat katanya tidak ditemukan, tapi di surat ini kok berbunyi, aneh ini namanya." Tambahnya.

Menanggapi hal itu, Sri Wahyuni selaku pelapor dan pemilik surat Petok D atasnama almarhum suaminya, tampak meluapkan emosinya. "Surat ini ada stampel dan ditanda tangani oleh Lurah dan Camat, batas-batasnya juga ada, kenapa kok tidak diketahui lokasinya?." Ujarnya yang tampak emosi.

Saat ditanya, terkait nama yang tertera bukan nama almarhum suaminya, ia tampak kaget. "Lah kok bisa? Selama ini kan tidak pernah dijual belikan, ya kalau ada yang main-main atau melakukan upaya itu, saya akan laporkan." Ungkapnya.

Hal itu juga ditanggapi oleh para pemilik warung lain yang merasa juga mempunyai surat Petok D peninggalan orang tuanya. "Saya sempat pertanyakan kepada Lurah Tambak Kemerakan, katanya kreteknya belum ditemukan, lah ini kok ada bunyi berdasarkan buku leter C Desa? Terus salinan surat saya hingga sekarang belum di jawab sama Lurah Tambak Kemerakan. Ada apa ini?." Ujar Khotimah.

Atas kejanggalan tersebut, Achmad Garad berjanji akan terus mengusut persoalan ini hingga ada titik terangnya. "Kita akan investigasi lanjutan hingga kasus ini ada titik terang. Cuman yang jelas, siapapun yang menzolimi, pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal. Karena Gusti Allah mboten sareh (Tuhan tidak tidur)." Pungkasnya. (red)
×
Berita Terbaru Update