Notification

×

Hosting Unlimited Indonesia

Tag Terpopuler

Peringati Bulan Suro dan HUT RI ke 77, Persada Kota Surabaya Gelar Tirakat Bersama

Jumat, 19 Agustus 2022 | Agustus 19, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-20T03:08:17Z




Surabaya|||Mimbar-Demokrasi.Com

Menjadi sebuah momentum penting bagi seluruh penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia dalam memperingati bulan Suro yang sangat kental dengan makna spiritual dan filosofis kehidupan.

Hal tersebut sudah menjadi sebuah tradisi di Indonesia, khususnya masyarakat Jawa. Maka dari itu, Penghayat Kepercayaan kerohanian Sapta Darma ( Persada) kota Surabaya menggelar serangkaian prosesi peringatan Suro.

Kegiatan peringatan Bulan Suro diawali dengan tirakatan teteki selama 3 hari, dengan melaksanakan sembah sujud kepada Tuhan YME di semua sanggar untuk melakukan pembersihan diri dengan merefleksi dan memohon ampun atas segala kesalahan yang telah diperbuat, Jum'at (19/08/2022) yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Kegiatan tersebut sekaligus permohonan ruwat negari kerena momentum kemerdekana RI menjadi penting untuk memanjatan doa agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.

Selain itu, dilakukan pembagian sembako yang dilaksanakan tanggal 20 Agustus 2022 juga menjadi bagian dari kegiatan Pahargyan Suro tahun ini. Pembagian paket sembako sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat  langsung dibagiakan melalui sanggar di setiap kecamatan masing masing. 

“Membangun empati diantara sesama tanpa melihat keyakinannya, adalah bagian dari hal dasar dalam merawat keberagaman dan toleransi diantara para pemeluk agama dan kepercayaan.  Nilai nilai ini menjadi penting untuk ditanamkan pada generasi muda sekaligus mengamalan isi Wewarah Tujuh yang mewajibkan warga Sapta Darma untuk saling mengasihi dan menolong tanpa berharap imbalan apapun," hal ini disampaikan oleh ketua panitia kegiatan Bapak Jumingan, Sabtu (20/08/2022).

Kegiatan pahargyan Suro ini  ditutup dengan pagelaran wayang kulit, yang digelar di Sanggar Candi Busana Sapta Darma di Jl jemursari Selatan VI no 32 – 34 dengan lakon “ Semar mbabar wahyu katentreman". Pagelaran yang dihadiri oleh Direktur Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME ini,  merupakan pagelaran budaya yang selalu ada dalam kegiatan Suroan para Warga Sapta Darma.  

“Wayang sangat penuh dengan wejangan dan nilai nilai luhur, kita harus bangga sebagai bangsa Indonesia yang mewarisi keragaman buaya dan adat istiadat yang beragam, budaya adalah asset bangsa yang harus dilestarikan  keberadaannya. Selain itu, budaya adalah perekat keragaman dan pitutur luhur untuk menuntun sikap budi luhur," pungkas Naen Soeryono selaku penyelenggara dan ketua Persatuan Warga Sapta Darma Pusat. (Redaksi)
×
Berita Terbaru Update